HyoKyu Story Line :A Way To Say Goodbye.

Hyokyu.jpg

 

Aku cuma mau ucapin banyak terimakasih sama kalian semua yang udah mau baca dan komen semua cerita aku. Tulisan aku memang tidak semputna masih banyak banget ke kurangan, tapi kalian masih mau luangin waktu untuk melakukan itu semua. Aku harap kalian enjoy yaa~~

 

 

 

 

 

Sudah memasuki musim panas. Berarti sudah sebulan Hyo Jin berhasil melawan rasa terpuruknya. Sudah semusim Hyo Jin hidup tanpa pria bernama Cho Kyuhyun. Awalnya gadis itu mengira bahwa ia akan hidup seperti orang mati. Bersosialisasi tanpa jiwa dan raga. Tanpa senyuman. Tanpa rasa bahagia. Tapi kenyataannya tidak seperti itu.

Benar adanya gadis itu mengurung diri selama dua hari di dalam kamar. Menagisi kenangan selama tujuh hari setelahnya. Namun, apa yang terjadi selanjutnya?

Kim Hyo Jin kembali melanjutkan hidupnya. Ia bahkan rela memangkas rambut panjangnya hingga kini hanya sampai sebahu. Ia berubah tapi berubah kearah yang lebih baik. Gadis itu semakin dewasa. Tidak mau lagi memikirkan perihal-perihal tentang Cho KYuhyun untuk mengganggu hidupnya. Gadis itu, berhasil melewati masa patah hatinya dari seorang Cho Kyuhyun. Dan Lee Hyukjae, cukup merasa tenang dan senang akan hal itu.

Ting..

Ponselnya berbunyi. Menandakan ada satu pesan masuk. Hyo Jin yang sedari tadi sedang mewarnai hasil design nya, kini menjatuhkan pensil warna tersebut dan meraih ponselnya yang tergeletak di samping vas sedang yang berisikan empat tangkai bunga mawar warna putih.

From : 0823390XX

Maaf.

Hyo Jin menyerengit. Alisnya saling tertaut bingung. Ia memperhatikan nomor itu dengan seksama dan menggeletakan ponselnya begitu saja pada akhirnya.

“Apa aku kenal dengan orang ini?”

Menggedikan bahu dan kembali melanjutkan pekerjaannya. Tak mau ambil pusing dan kembali melupakan satu fakta bahwa nomor itu sudah empat kali mengirimkan pesan yang sama dalam seminggu terakhir.

 

***

 

“Ku dengar kau akan resign?”

Acuh, Hyo Jin hanya mengangguk dan kembali memakan kentang goreng hangatnya yang baru ia angkat dari minyak panas sepuluh menit lalu.

“Iya, nenek sihir itu memang tidak membiarkan ku untuk melanjutkan project perusahaan di LA. Tapi syukurlah, ia masih mau mengakui kehebatan ku dan menempatkan ku di salah satu perusahaan besar di Busan. Ku dengar itu perusahaan fashion yang baru saja di ambil alih oleh suaminya”

Kini Yeong Jin yang mengangguk. Ia ikut mengambil kentang goreng milik Hyo Jin dan dikunyah nya dengan pelan. “Kenapa kau mengiyakan? Apa ayah mu tahu kau akan resign?”

“Eoh, Appa tahu. Ia malah menyuruhku untuk memegang anak perusahaan di Jepang. Tapi ku pikir, aku ingin di sini saja”

“Hmm… karena Cho Kyuhyun?”

Hyo Jin menoleh. Ia langsung memberikan tatapan sarkatis yang hanya di balas tatapan anak anjing memelas oleh Yeong Jin.

“Hidupku terlalu berharga untuk memikirkan pria itu”

“Kau tak merindukannya?”

Raut wajah Hyo Jin melunak. Ia tak lagi menatap Yeong Jin dengan tatapan sarkatisnya. Gadis itu memilih untuk membuang pandangannya kea rah layar televise yang menyala dengan tatapan menerawang.

“Bohong jika aku tak merindukannya Yeong”

Yeong Jin tersenyum kecil.

“Tapi kalau ku pikir, untuk apa aku merindukan pria pengecut macam dirinya? Pria yang seenaknya pergi tanpa kesan yang baik. Ia, tak perlu untuk ku pikirkan lagi. Dan mungkin sebaliknya”  Lanjut Hyo Jin. Bahkan dengan air matanya yang tampak tergenang. Yeong Jin masih dapat melihat kalau gadis itu masih mampu untuk melepas senyum.

Yeong Jin mendekat. Ia meraih tangan sahabatnya itu dan digenggamnya dengan pelan. “Kau tak berniat untuk menemuinya?”

“Untuk apa?”

“Meminta penjelasan. Kau berhak menuntut penjelasan. Seburuk apapun itu, kau berhak mengetahui apa alasan yang sebenarnya kenapa ia memilih untuk mengakhiri hubungan kalian. Jujur saja sampai saat ini pun aku tak mengerti, Hyo”

Hyo Jin tersenyum lagi. Kali ini diikuti dengan kedua matanya yang menyipit. “Tidak perlu, kalau ia memang pria yang baik,tanpa ku minta pun ia akan datang kepadaku  lagi. Menjelaskan apa yang seharusnya ia jelaskan. Tanpa ku minta, Yeong”

Yeong Jin menerjap-nerjapkan matanya.  Tak menyangka bahwa Hyo Jin memang sudah melangkah sedewasa ini. Gadis itu berhasil menahan dirinya untuk tidak menangis. Padahal, bukan sebuah rahasia lagi kalau Hyo Jin adalah gadis paling cengeng diantara Yeong Jin dan Eun Hee.

“Hyo, suatu saat kau berhak mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari seorang Cho Kyuhyun”

“Iya Yeong, Terimakasih”

 

****

 

 

“Setelah rumornya berlalu, kali ini Cho Kyuhyun Super Junior angkat suara dan membenarkan bahwa hubungannya dengan seorang designer muda Kim Hyo Jin sudah berakhir”

 

Kim Hyo Jin tersenyum miring. Nampaknya senin paginya kali ini tidak akan berjalan sesuai rencana karena berita pagi yang membuat mood nya menurun menjadi tidak baik. Gadis itu menggulung rambutnya. Memilih untuk menyeruput susu cokelat hangatnya dan kembali menscroll timeline twitternya yang ramai membicarakan perihal dirinya dengan Cho Kyuhyun.

Bahkan, notif mention nya ramai sekali. Ada yang menanyakan bagaimana kabarnya. Kapan pastinya mereka putus. Menyemangati dirinya. Menjudge-nya dan lain-lainnya yang membuat Hyo Jin hanya tersenyum.

Ia memilih untuk tak membalas semua mention itu. Tapi ia lebih memilih untuk menulis sebuah tweet baru.

@khj88 : Halo semua, terimakasih telah memperhatikan ku. Terimakasih masih mengkhawatirkan ku. Benar, hubungan kami memang sudah berakhir. Tapi kami masih berteman dengan baik. Terimakasih telah menjaga ku sampai saat ini, aku akan terus mengingat kalian. Selamat berlibur musim panas^^~

Dua menit ia mengirim tweet tersebut, ponselnya kembari berbunyi ada satu pesan. Dari nomor yang sama. Dan lagi, isinya sama saja.

`Maaf`

Sambil menghela nafas, Hyo Jin memilih untuk membalas pesan tersebut dan menggeletakan ponselnya begitu saja tanpa peduli.

`Jika kau ingin meminta maaf,temui aku`

***

 

Kim Hyo Jin tersenyum, dengan menenteng dua plastic putih berisikan makanan ringan, ia berjalan mendekati pintu bernomor kan 1301. Hari ini ia tak perduli dengan apapun. Ia tak mood untuk bekerja. Jadi ia memilih untuk memberi kejutan ke Dorm Super Junior. Ia tak perduli, sekalipun ada Cho Kyuhyun di sana, ia hanya berharap ia akan bersenang-senang dengan yang lainnya. Lagi,sudah lama sekali rasanya ia tak berkunjung ke sana.

“Kim Hyo Jin!!!!” Ternyata si kepala besar yang membuka kan pintu. Pria itu langsung tersenyum senang dan memberikan pelukan hangat selamat datang kepada Hyo Jin. Hyo Jin hanya membalas senyumnya, lalu ia segera digiring masuk ke dalam dorm.

“Kebetulan Ryeong sedang membuatkan makan siang, jadi makan siang lah bersama kami. Teuki Hyung, Kangin-ah, Ryeong-gu, Hyo Jin datang” Yesung berteriak kesenangan. Sedangkan Hyo Jin tampak masa bodoh dan segera mengambil celemek yang tergeletak dan menghampiri Ryeowook yang sibuk dengan perkakas masaknya.

“Hai”

“Ah, Hyo akhirnya kau datang juga” Ryeowook menoleh sebentar. Lantas kembali sibuk dengan aktivitasnya.

“Apa yang bisa ku bantu?”

“Diam saja. Liat kemampuan masak ku yang sudah jauh diatas mu nona Cho”

Hyo Jin hanya diam. Sebutan itu hanya membuatnya tersenyum memaklumi. Sedang Ryeowok segera mematikan pemantik kompornya dan menghampiri Hyo Jin dengan tatapan bersalahnya.

“Hyo… aku.. aku tak bermaksud untuk—“

“Tak apa Ryeong”

“Hyo..”

“Aku baik-baik saja”

Hyo Jin tersenyum memastikan, sedang Ryeowook makin menatapnya bersalah.

“Bisa kau susun makanan ke meja makan? Aku akan segera memanggil yang lain”

Hyo Jin mengangguk mengiyakan. Tersenyum dan membiarkan Ryeowook berlalu dengan rasa bersalahnya.

“Hyo”

Suara berat itu membuat tubuh Hyo Jin kaku seketika. Ia menghentikan aktivitasnya sejenak dan tak berani membalik tubuhnya untuk berhadapan dengan pria itu. Seluruh organ tubuhnya kaku. Sarafnya mati. sedang aliran darahnya terus memanas sampai-sampai rasanya akan mencapai titik didih maksimal.

Ini di luar kendali. Bahkan Hyo Jin tidak menyangka bahwa panggilan dari pria itu mampu membuatnya seperti ini.

Grep.

Kedua tangan itu melingkar sempurna di perutnya. Kepala pria itu benar-benar ditaruh pada bahunya, bahkan Hyo Jin dapat dengan jelas merasakan hembusan nafas hangat seorang Cho Kyuhyun yang terasa menggelitik. Semua bulu roma nya bergidik bangun. Perutnya merasa geli bagai banyak kupu-kupu. Dan lagi, detak jantungnya serasa berhenti tak mau berdetak.

“Aku merindukan mu”

Sial. Benar-benar sialan. Kalimat itu berhasil membuat akal sehat Kim Hyo Jin hampir tak berfungsi dengan seharusnya.

“Cho Kyuhyun ku mohon jangan seperti ini” Suaranya pelan. Mengarah pada sebuah bisikan. Dengan berani Hyo Jin melepaskan kedua tangan Kyuhyun dan membalikan dirinya. Mendorong pelan tubuh pria itu untuk memberikan jarak diantara keduanya.

Kyuhyun hanya tersenyum. Tersenyum pasrah. “Aku tahu, apa yang akan kulakukan pada mu ini adalah sebuah kesalahan, tapi ku mohon biarkan aku melakukannya untuk terakhir kalinya Hyo”

Hyo Jin ingin membalas, tapi baru saja ia ingin melakukannya, Cho Kyuhyun sudah lebih dulu menghentikannya. Bibir pria itu membungkam bibir tipis Hyo Jin. Memaksa melumatnya dengan pelan, sedang Hyo Jin tetap mempertahankan dirinya untuk tak mau membuka mulutnya.

“Hyo ku mohon”  Kyuhyun menangkupkan tangannya di kedua sisi wajah Hyo Jin. Menciumnya lagi. Dan kali ini, Hyo Jin membiarkan Cho Kyuhyun untuk menang. Ia membuka bibirnya,membiarkan pria itu untuk melumat dan bermain di dalam sana.

Hyo Jin kalah dengan rasa egonya.

Karena tak mau munafik, ia juga merindukan pria itu. Ia merindukan apapun tentangnya, dan dengan bodohnya, Hyo Jin menikmati setiap perlakuan yang Kyuhyun berikan kepadanya.

Siang itu, ia berjanji pada dirinya sendiri, bahwa ini adalah pertemuan terakhirnya dengan Kyuhyun. Ia tak akan mau bertemua dengan pria itu. Tak akan mau.

Setidaknya sampai ia berhasil memaafkan dirinya sendiri.

Sampai ia berhasil benar-benar melupakannya.

 

Advertisements

12 thoughts on “HyoKyu Story Line :A Way To Say Goodbye.

  1. uchie vitria says:

    yahhh mereka benar” berpisah
    walaupun sebenarnya penjelasan kyuhyun masih dibutuhkan
    tapi bahagia rasanya ngeliat hyo jin gk terpuruk terlau lama dan bisa move on kearah yang lebih baik
    ini udah bener” final ya gk ada kelanjutan lagi
    berasa gk rela aja

  2. Laela says:

    Kyu ngakui kl tdk jauh dr hyo jin pst kl hyo jin mau kyu minta balikann deh hrsnya hyo jin kasih pelajaran dlu sma kyu jgn mau dikiss dlu

  3. Jung Haerin says:

    Ohemji, kesian bgt mereka. Kyu, kau terlalu lemah, masa buat jelasin aja ga bisa sii, herman 😒😒😒
    Btw tulisan mu makin bagus sista, seperti biasa, i like it 😍😍😍

  4. Rini Febriani says:

    sedih lihat hyojin yang pura” tegar gitu 😔. kyuhyun sebenernya dia tuh gimana sih? ga punya hati, maksudnya apa coba untuk yang terakhir kalinya itu. kyu dia bener” pengecut, minta maaf aja lewat pesan singkat, ga manly banget 😒

  5. YummyJ says:

    Hmmm…chokyu yaaaaa
    Masa dia message MAAF doang ke Hyojin?!
    Btw sukak sama cwe yang jadi hyojin
    😚😚😚😚😚
    .
    .
    .
    .
    Dannnnnn plisss dech
    Kisseu yang terakhir nih??? 😧😧😧😧😧😧😧

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s